Struktur Atom
Atom tersusun atas proton, neutron, dan elektron. Nomor atom (Z) menunjukkan jumlah proton, nomor massa (A) menunjukkan jumlah proton + neutron.
- Isotop: nomor atom sama, nomor massa berbeda.
- Isobar: nomor massa sama, nomor atom berbeda.
- Isoton: jumlah neutron sama.
- Ion: atom bermuatan listrik.
Aturan Aufbau: 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, dst. Contoh: Fe (Z=26): 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶.
- Hitung proton, elektron, neutron dari notasi atom.
- Pahami perbedaan isotop, isobar, isoton.
- Gunakan konfigurasi elektron untuk elektron valensi.
B. 17,18,18
C. 18,17,18
D. 17,16,18
E. 18,18,17
Pembahasan: proton=17, neutron=35-17=18, elektron=17+1=18.
Jawaban: B
B. Q dan R isobar
C. P dan R isoton
D. P dan R isotop
E. Q dan R neutron sama
Pembahasan: P-Q isotop, Q-R isobar, P-R isoton (neutron=6).
Jawaban: A, B, C
Sistem Periodik
Sifat unsur berubah periodik menurut golongan dan periode.
| Sifat | Kiri→Kanan | Atas→Bawah |
|---|---|---|
| Jari-jari atom | Menurun | Meningkat |
| Energi ionisasi | Meningkat | Menurun |
| Keelektronegatifan | Meningkat | Menurun |
| Afinitas elektron | Meningkat (umumnya) | Menurun |
| Sifat logam | Menurun | Meningkat |
- Bandingkan posisi unsur.
- Perhatikan pengecualian energi ionisasi golongan IIA vs IIIA, VA vs VIA.
B. Mg
C. K
D. Ca
E. Cl
Pembahasan: K golongan IA periode 4, paling kiri-bawah.
Jawaban: C
B. Keelektronegatifan Cl terbesar
C. Jari-jari P>S>Cl
D. Sifat logam Cl>P
E. Afinitas elektron Cl
Pembahasan: Dalam satu periode sesuai kecenderungan.
Jawaban: A, B, C
Ikatan Kimia
Ikatan ionik, kovalen, logam.
| Ikatan | Terbentuk dari | Sifat |
|---|---|---|
| Ionik | Logam + nonlogam | Titik leleh tinggi, larut air, larutan listrik |
| Kovalen polar | Nonlogam beda keelektronegatifan | Titik leleh rendah, larut pelarut polar |
| Kovalen nonpolar | Nonlogam sama | Titik leleh rendah, tidak larut air |
| Logam | Logam + logam | Menghantarkan listrik, dapat ditempa |
- Identifikasi jenis unsur.
- Analisis sifat fisik.
- Gunakan perbedaan keelektronegatifan.
B. kovalen nonpolar dan ionik
C. ionik dan kovalen nonpolar
D. logam dan ionik
E. kovalen polar dan logam
Pembahasan: X ionik, Y kovalen nonpolar.
Jawaban: C
B. Logam menghantarkan listrik karena elektron bebas
C. NaCl larut air karena ionik
D. O₂ polar
E. Kovalen polar selalu listrik padat
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Stoikiometri
Hubungan kuantitatif dalam reaksi kimia berdasarkan mol dan persamaan reaksi setara.
Perbandingan koefisien = perbandingan mol
Pereaksi pembatas menentukan produk.
- Setarakan reaksi.
- Ubah ke mol.
- Gunakan perbandingan koefisien.
B. 12 g
C. 18 g
D. 20 g
E. 36 g
Pembahasan: mol CH₄=0,5, perbandingan 1:2 → mol H₂O=1, massa=18 g.
Jawaban: C
B. H₂ sisa 1 mol
C. dihasilkan 2 mol H₂O
D. H₂ habis
E. dihasilkan 1 mol H₂O
Pembahasan: O₂ habis, H₂ sisa 1, H₂O 2 mol.
Jawaban: A, B, C
Larutan
Larutan = campuran homogen zat terlarut dan pelarut.
Molalitas (m) = mol zat terlarut / kg pelarut
Fraksi mol (X) = mol zat / total mol
Persen massa = (massa zat / massa larutan) × 100%
Pengenceran: M₁V₁ = M₂V₂
- Perhatikan volume (mL→L).
- Bedakan larutan vs pelarut.
- Gunakan rumus pengenceran.
B. 0,2 M
C. 0,5 M
D. 1,0 M
E. 2,0 M
Pembahasan: mol=0,1, volume=0,5 L, M=0,2 M.
Jawaban: B
B. mol tetap
C. volume naik konsentrasi turun
D. massa HCl bertambah
E. pH tidak berubah
Pembahasan: M₂=0,5 M, mol tetap, pH naik.
Jawaban: A, B, C
Asam-Basa
Asam donor proton, basa akseptor proton.
Asam kuat: [H⁺] = a × M
Basa kuat: [OH⁻] = b × M
Asam lemah: [H⁺] = √(Ka × M)
Basa lemah: [OH⁻] = √(Kb × M)
pOH = pKb + log ([asam]/[basa])
Titik ekivalen: mol asam = mol basa.
- Identifikasi kuat/lemah.
- Gunakan rumus sesuai.
- Penyangga gunakan Henderson-Hasselbalch.
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Pembahasan: [H⁺]=10⁻², pH=2.
Jawaban: B
B. pH tetap saat basa kuat
C. pH stabil saat pengenceran
D. pH dipengaruhi air suling
E. hanya untuk pH asam
Pembahasan: Penyangga mempertahankan pH.
Jawaban: A, B, C
Kesetimbangan
Kesetimbangan dinamis saat laju maju = laju balik.
Kp = (PC)ᶜ(PD)ᵈ / (PA)ᵃ(PB)ᵇ
Kp = Kc(RT)^Δn
- Konsentrasi naik → bergeser menjauhi zat.
- Tekanan besar → bergeser ke mol gas kecil.
- Suhu naik → bergeser ke endoterm.
- Katalis tidak menggeser.
- Tentukan arah pergeseran.
- K hanya dipengaruhi suhu.
B. bergeser kanan, NH₃ bertambah
C. tidak bergeser
D. kiri, NH₃ bertambah
E. kanan, NH₃ berkurang
Pembahasan: Eksoterm, suhu naik → kiri.
Jawaban: A
B. SO₃ bertambah
C. SO₂ dan O₂ berkurang
D. Kc berubah
E. tekanan total berkurang
Pembahasan: Mol kiri=3, kanan=2 → kanan.
Jawaban: A, B, C
Termokimia
Perubahan kalor dalam reaksi kimia.
- Eksoterm: ΔH negatif, melepas kalor.
- Endoterm: ΔH positif, menyerap kalor.
- ΔHf°, ΔH pembakaran.
ΔH hanya bergantung keadaan awal-akhir.
ΔH = –q / mol
- Gunakan hukum Hess.
- Hitung dari ΔHf.
- Perhatikan tanda.
B. -755 kJ
C. -605 kJ
D. +605 kJ
E. +891 kJ
Pembahasan: ΔH = [-394+2(-286)] - [-75] = -891 kJ.
Jawaban: A
B. B menyerap kalor
C. suhu lingkungan A naik
D. B eksoterm
E. A butuh energi
Pembahasan: A eksoterm, B endoterm.
Jawaban: A, B, C
Kinetika Kimia
Laju reaksi dan faktor yang memengaruhinya.
- Konsentrasi, suhu, luas permukaan, katalis.
- Bandingkan data untuk orde.
- Katalis menurunkan energi aktivasi.
B. konsentrasi HCl lebih tinggi
C. suhu lebih tinggi
D. tekanan lebih besar
E. katalis
Pembahasan: Luas permukaan besar → frekuensi tumbukan meningkat.
Jawaban: A
B. penambahan katalis
C. peningkatan konsentrasi
D. inhibitor
E. pengurangan luas permukaan
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Redoks
Oksidasi = kenaikan biloks, reduksi = penurunan biloks.
- Oksidator: mengalami reduksi.
- Reduktor: mengalami oksidasi.
- Tentukan biloks.
- Identifikasi oksidasi/reduksi.
B. Cu²⁺ dan Zn
C. ZnSO₄ dan Cu
D. Cu dan ZnSO₄
E. SO₄²⁻ dan Zn
Pembahasan: Zn→Zn²⁺ oksidasi, Cu²⁺→Cu reduksi.
Jawaban: A
B. Sn²⁺ oksidasi
C. Fe³⁺ oksidator
D. Sn²⁺ menerima elektron
E. Fe³⁺ melepas elektron
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Elektrokimia
Hubungan redoks dan listrik.
- Anode: oksidasi (negatif).
- Katode: reduksi (positif).
- E°sel = E°katode – E°anode.
- Anode oksidasi, katode reduksi.
- Hukum Faraday: massa = (Ar × i × t) / (n × 96500).
- Gunakan deret volta.
- Hitung E°sel.
B. anode reduksi
C. anode oksidasi
D. katode oksidasi
E. inert
Pembahasan: Zn lebih mudah teroksidasi → anode.
Jawaban: C
B. Seng lebih mudah teroksidasi
C. Besi sebagai katode
D. Besi lebih mudah teroksidasi
E. Galvanisasi tidak efektif
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Kimia Organik
Senyawa karbon dan gugus fungsi.
| Golongan | Gugus fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Alkana | –C–C– | CH₄ |
| Alkena | C=C | C₂H₄ |
| Alkuna | C≡C | C₂H₂ |
| Alkohol | –OH | CH₃OH |
| Eter | –O– | CH₃OCH₃ |
| Aldehid | –CHO | HCHO |
| Keton | –CO– | CH₃COCH₃ |
| Asam karboksilat | –COOH | CH₃COOH |
| Ester | –COO– | CH₃COOCH₃ |
Struktur, posisi, gugus fungsi, geometri.
- Identifikasi gugus fungsi.
- Gunakan IUPAC.
B. aldehid
C. keton
D. asam karboksilat
E. ester
Pembahasan: Gugus –COOH.
Jawaban: D
B. Eter gugus –O–
C. 1-butanol dan 2-butanol isomer posisi
D. Semua isomer titik didih sama
E. Eter bukan isomer alkohol
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Polimer
Polimerisasi adisi dan kondensasi.
| Jenis | Monomer | Polimer |
|---|---|---|
| Adisi | Etena | Polietilena |
| Adisi | Propilena | Polipropilena |
| Adisi | Vinil klorida | PVC |
| Kondensasi | Asam tereftalat + etilen glikol | PET |
| Kondensasi | Asam amino | Protein |
- Bedakan adisi vs kondensasi.
- Identifikasi monomer.
B. propilena
C. stirena
D. vinil klorida
E. tetrafluoroetena
Pembahasan: Polietilena dari etena.
Jawaban: A
B. Protein kondensasi
C. Polietilena adisi
D. Karet alam sintetis
E. Kondensasi melepas molekul kecil
Pembahasan: A,B,C,E benar.
Jawaban: A, B, C, E
Kimia Lingkungan
Interaksi bahan kimia dengan lingkungan.
- Hujan asam: SO₂, NOₓ, pH<5,6.
- Efek rumah kaca: CO₂, CH₄.
- Penipisan ozon: CFC.
- Eutrofikasi: fosfat/nitrat.
- Hubungkan polutan dengan dampak.
B. pH < 5,6
C. Korosi bangunan logam
D. Meningkatkan pH tanah
E. CO₂ penyebab utama
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
B. oksigen terlarut turun
C. ikan mati
D. kejernihan naik
E. populasi ikan naik
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Kimia Pangan
Bahan tambahan makanan dan proses pengolahan.
| Bahan | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Pengawet | Mencegah mikroba | Natrium benzoat |
| Pewarna | Memberi warna | Kurkumin, tartrazin |
| Pemanis | Memberi rasa manis | Sukrosa, aspartam |
| Penyedap | Meningkatkan rasa | MSG |
| Antioksidan | Mencegah oksidasi | Vitamin C, BHT |
- Identifikasi fungsi.
B. pewarna
C. penyedap rasa
D. antioksidan
E. pengemulsi
Pembahasan: MSG penyedap rasa.
Jawaban: C
B. Sakarin pemanis
C. Vitamin C antioksidan
D. MSG pewarna
E. Tartrazin pengawet
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Kimia Kesehatan
Penerapan kimia dalam medis.
- Antasida: Al(OH)₃, Mg(OH)₂.
- Analgesik, antibiotik, vitamin.
- Hubungkan sifat kimia dengan mekanisme kerja.
B. Reaksi netralisasi menghasilkan garam dan air
C. pH lambung naik
D. Antasida asam kuat
E. Menurunkan pH
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
B. bakteri mati semua
C. antibiotik lebih efektif
D. infeksi virus naik
E. imun lemah
Pembahasan: Resistensi bakteri.
Jawaban: A
Kimia Energi
Sumber energi dan konversinya.
- Fosil, biofuel, sel bahan bakar.
- Evaluasi efisiensi dan dampak.
B. lebih banyak polutan
C. tidak dapat diperbarui
D. gas rumah kaca lebih banyak
E. tanpa emisi
Pembahasan: Dapat diperbarui, emisi rendah.
Jawaban: A
B. Produk samping air
C. Lebih efisien
D. Menghasilkan gas rumah kaca
E. Menggunakan fosil
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
Eksperimen Kimia
Pengukuran, pengamatan, interpretasi data.
Observasi, hipotesis, eksperimen, analisis, kesimpulan.
- Identifikasi variabel.
- Gunakan stoikiometri.
B. Titik ekivalen mol sama
C. Fenolftalein merah muda
D. Volume NaOH tidak tergantung konsentrasi HCl
E. pH ekivalen <7
Pembahasan: A,B,C benar.
Jawaban: A, B, C
B. Gas H₂
C. Konsentrasi tidak berpengaruh
D. Luas permukaan memengaruhi
E. Suhu mempercepat
Pembahasan: A,B benar.
Jawaban: A, B